Leicester Tundukkan Liverpool 3-1

Leicester Tundukkan Liverpool 3-1

Leicester Tundukkan Liverpool 3-1

Saat pertandingan berjalan dalam tempo cukup lambat di awal. Namun, Leicester mampu menciptakan peluang pertamanya di menit ketujuh saat Shinji Okazaki menyambuat bola rebound Jamie Vardy, dengan sundulan dari jarak dekat yang bisa ditangkap Simon Mignolet.

Di menit 21, Leicester nyaris membuka keunggulan. Diawali dari bola panjang, Vardy terbebas di kotak penalti tapi sepakannya dari jarak dekat diblok Mignolet. Bola rebound lantas di amankan Joel Matip untuk menjadikan sepak pojok.

Hanya tujuh menit kemudian, Leicester akhirnya mendapatkan gol pertamanya untuk memimpin 1-0 dari Liverpool. Marcus Albrighton melepaskan bola terobosan mendatar yang diterima Vardy. Melepaskan diri dari dua bek Liverpool, Vardy melesakkan tembakan kaki kanan ke sudut bawah gawang tanpa bisa dihentikan Mignolet.

Leicester bertahan lebih solid dalam membendung serangan-serangan Liverpool. Malahan di menit 39, Leicester mampu memperbesar keunggulannya menjadi 2-0.

Menjelang paruh pertandingan, Mane mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang memaksa Kasper Schmeichel melakukan penyelamatan. Skor 2-0 bertahan sampai turun minum.

Usaha Leicester menambah golnya akhirnya berhasil. Vardy mencetak gol keduanya di pertandingan ini untuk membawa tim tuan rumah menjauhi Liverpool 3-0 pada menit 60.

Kerjasama Riyad Mahrez dengan Christian Fuchs diakhiri dengan sebuah umpan silang yang jatuh di tengah kotak. Vardy menyambut bola dengan sundulan keras ke arah tangan kiri Mignolet sebelum menembus gawang.

Akhirnya Liverpool mampu menciptakan gol balasan untuk menipiskan skor menjadi 1-3 di menit 69. Emre Can mengirim operan pendek kepada Coutinho, yang diselesaikan dengan sepakan mendatar.

Mendekati 10 menit terakhir, Leicester justru nyaris menciptakan gol keempat. Kerjasama Mahrez dengan Drinkwater diakhiri dengan sepakan dari pinggir kotak penalti tapi bola melambung di atas mistar gawang.

Fuchs melakukan blocking penting untuk mematahkan tembakan Nathaniel Clyne dari dalam kotak. Kemudian Schmeichel nyaris membuat kesalahan fatal saat mengantisipasi tembakan lemah Coutinho ketika bola terlepas dari tangkapannya.

Leave a Reply

%d bloggers like this: